Pasar Malam

Ketika kecil, aku senang pergi ke pasar malam. Rumahku di pusat kota, persis di selatan alun-alun Serang. Selepas maghrib, aku berlari ke Royal, yang jaraknya hanya 500 meter dari rumah. Kebiasaan itu terbawa hingga sekarang. Setiap datang ke sebuah kota atau kampung, di dalam dan luar negeri, selalu kudatangi pasar malam. Hatiku bahagia melihat banyak wajah baru, banyak kehidupan baru kulihat. China Town di Singapore, Jongker Street di Malacca, Bukit Bintang di Kuala Lumpur, Khao San di Bangkok, Pahar Ganj di New Delhi. Juga di Dalem Kaum Bandung, di Semarang, dan di mana saja aku sedang traveling.

 

Kali ini saya mau bercerita tentang kota kecil di Indramayu, Limbangan. Pada Minggu 14/2/2016, setahun yang lalu. Setiap Minggu malam, pasar malam digelar. Rutin tiap minggu. Lokasinya di jalan depan Mesjd kampung. Khas dan tentu unik. Desa Limbangan, persis di sebelah pabrik kimia.Polytama. Desa ini di belakangnya terhampar laut Jawa, di depannya jalan pantura, di baratnya kawasan industri Balongan, di timurnya pesawahan. Jalannya berlubang. Perempuannya bekerka jadi TKI. Lelakinya di pabrik atau nelayan.

 

Setiap Minggu ada pasar malam Senenan di Limbangan, memanfaatkan jalan kampung di sekitar Masjid dan pipa gas. Barang-barang yang dijual sebetulnya standar saja, seperti yang biasa kita temui di pasar. Tapi justruyang unik adalah cara menjajakan dagangannya yang seadanya, pembelinya yang keluar dari rumah-rumah tanpa perlu dandan, dan saling sapa antar tetangga, bahkan saudara.

 

Night bazaar atau Pasar Malam seperti di kampung-kampung ini ibarat reunian. Pernah suatu malam di China Town, Singapura. Tanpa diduga, saya bertemu dengan Aendra Medita dan Mat Don, yang belasan tahun hanya saling sapa di medsos.  Pasar malam memang penuh kejutan. (Gong)

 

AGENDA GONG TRAVELING 2018
(Jalan-jalan sambil nulis buku bersama Gol A Gong)

  1. #JalurSutra– Jelajah Singapore, Malacca, Kuala Lumpur: 19 – 23 Januari 2018. Pendaftaran ditutup 23 November 2017.
    2. #MaThaTravelling – Xplore Malaysia (Kualalumpur) – Thailand (Hat Yai – Bangkok): Februari 2018. Pendaftaran ditutup Desember 2017.
    3. #XploreWat – Jelajah Bangkok (Arum Wat) Dan Sie Rap (Angkor Wat ) Dan Phnom Penh (Polpot Genosida) . Pendaftaran ditutup 10 Desember 2017.

 

Narahubung Tias Tatanka di 081906311007.

It's only fair to share...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *