Backpakers Halal Restaurant di Angkor Wat

Setiap kita pergi ke luar negeri yang bukan Arab, selalu ada perasaan khawatir dari orang tua kita. Nanti makannya, bagaimana? Halal, nggak? Pasti babi! Begitulah. Apalagi jika mendengar nama “China”, pasti tidak akan jauh dari minyak babi, mie, dan jorok. Itulah yang biasa disebut “tak kenal maka tak sayang”. Bagi saya kekhawatiran itu wajar saja. Tapi, mulai sekarang buang jauh-jauh. Percayalah, bahwa di negara-negara di seluruh dunia, selalu ada komunitas muslim.

Ketika aku tiba di Siem Reap, Sabtu 4 November 2017, kota kecil yang mendunia berkat Angkor Wat, hal pertama yang aku tanyakan adalah “di mana kampung muslim?”

Di Sok San Street, kawasan night market, ada kampung muslim. Dari Garden Hotel – tempatku menginap, berjalan sekitar 200 meter, ada masjid dan “The Siem Reap Backpackers Halal Restaurant”.

Rumah makan milik Nasir ini cukup luas, bersih dan nyaman. Menunya beragam dan  terjangkau. Uang pembayarannya dollar Amerika. Saat aku memesan nasi goreng, sekitar US$ 2. Di waktu yang lain, memesan sop panas, tidak lebih dari US$ 3. Sedangkan teh manis panas gratis.

Ada wifi juga. Bahkan Nasir menawariku untuk mandi. Rupanya rumah makan ini dijadikan tempat transit para backpackers muslim. “Orang Indonesia banyak yang mampir ke sini,” kata Nasir.  (Gong)

Agenda berikutnya:

Bangkok, Siem Reap, Phnom Phen, Kuala Lumpur 14 – 19 Maret 2018. Ayo, bergabung bersama Gong Traveling. Sudah 6 orang. Ke Tias Tatanka di 081906311007.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.