Bertemu Ibunda Relawan Rumah Dunia di Hong Kong

Minggu pagi (11/6/2018) seperti sedang di kampung sendiri, karena bertemu dengan banyak saudara setanah air di Victoria Park. Pagi-pagi kami ke Causeway Bay, janjian ketemu ibunda Arip alias Baehaqi Muhammad, yang bekerja di Hong Kong.  Arip relawan Rumah Dunia. Terharu mendengar ceritanya, menempuh sejam perjalanan naik bus dari Yun Long di utara sana. Kami bertemu di depan Hong Kong Central Library, lalu ke pedestrian Victoria Park, dijamu sarapan bareng buruh migran di sana.  Sayang sekali ibunda Arip harus segera kembali ke Yun Long dan kami harus bertemu teman-teman untuk sharing kepenulisan dengan Buruh Migran Indonesia yang tergabung di Buletin Sinar Migran dan Forum Lingkar Pena. (Tias)  

It's only fair to share...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Harga Miring dan Gedung Bertingkat di Sham Shui Po

Setelah sharing kepenulisan i #HongKongVisualArtsCentre bersama buruh Migran yang tergabung di Buletin Sinar Migran an Forum Lingkar Pena, kami diculik Jenny Ervina ke #ShamShuiPo. Kawasan ini kondang dengan barang-barang berharga miring.  Tapi kami lebih tertarik dengan gedung-gedungnya yang menggambarkan kota berpenduduk padat. Jemuran dari jendela flat-flat kusam, memberi pelajaran banyak tentang arti bersyukur. Menurut Jenny, sebagian besar gedung masih menggunakan tangga, belum memakai lift. Sama seperti flat yang ditempatinya di lantai 5, membuatnya harus turun-naik lewat tangga jika ada keperluan keluar rumah. Continue reading Harga Miring dan Gedung Bertingkat di Sham Shui Po

It's only fair to share...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn