Tour Guide

Gong Traveling selain unit usaha untuk mensubsidi Komunitas Literasi Rumah Dunia di Serang Banten, juga sebagai program peningkatan kualitas (capacity building) bagi relawan Rumah Dunia.  Setelah digulirkan pada 2012, mereka siap menjadi tour guide Anda selama 3 hari di Singapura. Mereka juga akan berbagi pengalaman tentang menulis catatan perjalanan. Mereka adalah:

1.Hilman Irmansyah alias Hilman Sutedja (nama pena) , lahir di Menes, Pandeglang, 26 tahun lalu. Relawan Rumah Dunia yang kini sedang menempuh S2 Kebijakan Publik FISIP UNPAD. Sebagai tour guide Gong Travelling, kemampuan Hilman dalam mengelola sebuah perjalanan tidak bisa diragukan lagi. Ia pernah menginjak tanah Sumatra, seluruh tatar Jawa dan Bali. Berulangkali berangkat ke Singapura sebagai tour guide.

2. Sarwani atau Jack Alawi (nama pena)  lahir di Serang, 20 September 1988. Relawan Rumah Dunia dan mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) di UIN SMH Banten. Pengalaman organisasi; Pendiri organisasi pecinta alama Arah Cakrawala Pecinta Alam (Arcapala), Wakil Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Provinsi Banten (2013-2017), pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan KPI (2014 dan 2015). Pernah naik Gunung Pulosari (Pandeglang), Gunung Karang (Pandeglang), Gunung Aseupan (Pandeglang), Gunung Salak (Bogor), Gunung Lawu (Karang Anyar-Magetan), Gunung Krakatau (Lampung). Sudah ke Baduy (sering), Sawarna, Pulau Lima Karangantu, curug-curug di Banten, dan tempat wisata lain di Banten. Pernah ke Solo, Kendari, Bandung, Jakarta, Lampung, dan kota-kota lainnya. Ke luar negeri menjadi tour guide Gong Traveling di Singapore. Karya solo; kumpulan catatan perjalanan “Saba Alam”, kumpulan esai “Kadal-kadal Pilkadal”, dan kumpulan cerpen “Kembang Puspa untuk Isma”.

3. Haidaroh atau Daru Pamungkas (nama pena), lahir 12 November 1995 di Sreng-seng Jaya, kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi. Anak terakhir dari enam bersaudara. Dari kecil hingga remaja senang sepak bola, musik dan berdagang. Saat kuliah di UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten (2012) pergi ke Baduy.  Bergabung  di kelas menulis Rumah Dunia angkatan 23  (2014) mulai menekuni dunia Literasi. Menulis dan membaca buku jadi rutinitas.  Beranjak semester tiga ikut tur keliling Jawa bersama teman-teman di pesantren. Jogja dan Cirebon pun ia kunjungi dalam waktu tiga hari dua malam.  Ia bergabung sebagai Relawan Rumah Dunia tahun 2015. Tahun 2016 sempat mengunjungi Singapore bersama kemendikbud dalam kegiatan vokasi menulis. Dari kegiatan tersebut, setiap peserta wajib menulis buku catatan perjalanan dan bukunya termasuk dari lima buku terbaik dari 100 peserta. Maka  ia diberangkatkan ke Palu-Sulawesi Tengah saat acara Hari Aksara Internasional 2016. Satu tahun kemudian diangkat menjadi Tour Guide Gong Travelling. Ia ke Singapore sudah tujuh kali.  Selain itu ia menulis esai di koran lokal maupun online di Banten. Buku yang pernah ditulis “Tahu Bulat dan Literasi”, “Garis Peta Negeri Singa” dan “Sisi Lain Sebuah Perayaan”.

4. Muhamad Arip Baehaqi lahir di Desa Sukalaksana, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi-Jawa Barat pada 21 Juli 1994. Adalah mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI). Di hari-harinya sebagai mahasiswa, ia juga aktif sebagai relawan Komunitas Rumah Dunia dan ikut bergabung dalam Kelas Menulis & Majelis Puisi Rumah Dunia yang diasuh oleh Gol A Gong & Toto ST Radik. Selain itu, ia suka bermusik dan tergabung dalam grup Musikalisasi Puisi Paduraksa yang diasuh oleh Firman Venayaksa. Pada 2014 pernah berkeliling Jawa bersama Gol A Gong dalam kegiatan Tour Literasi Jawa: Anyer-Panarukan selama 42 hari. Pada 2016 pernah diundang KPK ke Sabang-Aceh, dalam kegiatan Anticorruption Youth Camp selama 14 hari. Pada 2016 juga mendapatkan beasiswa kepenulisan dari Kemdikbud RI ke Singapore dalam kegiatan VOKASI MENULIS KEMENDIKBUD. Karya berupa puisi dan musikalisasi puisi telah tersebar di media masa lokal dan beberapa antologi bersama antara lain: Radar Banten, Banten Raya, Tangsel Pos, Radar Bekasi, kpk.go.id, Taman Musim (Gong Publishing, 2015), Memandang Bekasi (Taresi Publishing, 2015), Gugur Kota Dalam Sajak (Gong Publishing, 2015) dan Yang Tertinggal di Stasiun (Gong Publishing, 2015). Garden Paradise (Gong Publishing, 2016) Bisa dihubungi melalui facebook: Baehaqi Muhammad, instagram: @baehaqimohammad, e-mail: baehaqiosiris94@gmail.com atau whatsapp: 089603304884.
It's only fair to share...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Pwned by Dev19Feb